E. WHY

MENGAPA PERLU BERBAHASA ROH?

Pertama, bahasa roh adalah janji Yesus yang diberikan-Nya berkaitan dengan tugas Amanat Agung. Yesus memberi perintah dengan sangat jelas, “Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada segala mahluk…. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya…mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa baru bagi mereka” (Mrk 16:15-17).

Kedua, bahasa roh adalah karya Roh Kudus dalam Gereja. Hal itu dinyatakan sejak pertama gereja berdiri. Pencurahan Roh Kudus dan pemberian karunia bahasa roh merupakan titik awal perkembangan Gereja. Lukas mencatat sejarah mula-mula gereja itu sebagai berikut: Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya (Kis 2:4).

Ketiga, bahasa roh diberikan Roh Kudus dalam rangka menumbuhkan pelayanan di dalam Gereja. Paulus menjelaskan dalam 1 Kor 12:4-5, 10 sebagai berikut: Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

Keempat, berbahasa roh merupakan kehendak Tuhan. Paulus menegaskan, ”Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh” (1 Kor 14:5). Paulus juga mengatakan, ”Janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh” (1 Kor 14:39).

Kelima, berusaha untuk memperoleh karunia Roh (termasuk karunia bahasa roh) adalah wujud pertumbuhan rohani yang baik. Paulus menegaskan, ”Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh” (1 Kor 14:1).

Keenam, bahasa roh merupakan kemampuan rohani untuk berkomunikasi secara pribadi dengan Tuhan. Paulus menjelaskan dalam 1 Kor 14:2 sebagai berikut: Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata dengan manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. Dengan demikian jika kita ingin bertumbuh dalam hubungan pribadi dengan Tuhan, kita perlu diperlengkapi dengan karunia bahasa roh ini.

Ketujuh, bahasa roh sangat berguna untuk membangun iman pribadi. Paulus menegaskan dalam 1 Kor 14:4 sebagai berikut: Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri. Dengan demikian karunia bahasa roh mempunyai fungsi teramat strategis untuk memacu pertumbuhan rohani indivdu.

Kedelapan, bahasa roh berguna membangun jemaat bila ditafsirkan dengan karunia menafsirkan bahasa roh. Paulus menjelaskan hal itu dalam 1 Kor 14:5 sebagai berikut: Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

Kesembilan, bahasa roh berguna untuk mengembangkan kehidupan doa dan pujian-pemyembahan yang dinamis. Paulus menjelaskannya dalam 1 Kor 14:15 sebagai berikut: Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: